//
you're reading...
ARTIKEL

Cegah PHK Masal


Penulis   : Roebing G Budhi – Praktisi Hubugan Industrial & Anggota Asosiasi Indonesia Cabang Bandung

Sumber  : Pikiran Rakyat 30 Mei 2017

Untuk membaca dan mengunduh Klipping Klik Gambar lalu Zoom. (semoga bermanfaat)

SEBANYAK 97.569 tenaga kerja dari 89 perusahaan garmen di 4 kabupaten/kota Jawa Barat terancam mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Demikian berita Pikiran Rakyat 24 Mei 2017, halaman 22.

Ditelisik lebih lanjut, salah satu penyebab dari hal di atas, adalah hengkangnya sejumlah unit usaha dengan merelokasi usahanya ke sejumlah daerah di Jawa Tengah, seperti Kota dan Kabupaten Semarang. Bahkan beberapa di antaranya sudah melakukan instalasi pabrik di wilayah Jawa Tengah tersebut. Pertimbangannya, adalah UMK (upah minimum kota/kabupaten) yang lebih rendah daripada di wilayah asal, yakni Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, dan Depok..

Industri pakaian jadi, merupakan salah satu jenis industri padat karya, yang menggunakan tenaga kerja (labour intensif) dalam jumlah besar. Tentunya secara matematis, hal ini merupakan komponen variabel tetap yang berpengaruh terhadap struktur biaya per bulan bagi sebuah korporasi.

Sesuai dengan rumus ekonomi, bilamana industri sandang ini tidak mampu membawa keuntungan (profit) oleh berbagai sebab dan kendala, maka potensi PHK, sebagaimana dipaparkan di atas, menjadi sebuah alternatif keniscayaan.
Lemahnya daya beli masyarakat sekaligus inefisiensi dan rendahnya produktivitas para pekerja di tanah air, serta melonjaknya harga sejumlah bahan baku produksi, semakin menambah beban industriawan dan memaksa mereka guna berpikir lebih lanjut, apakah tetap akan melanjutkan usahanya atau hengkang ke daerah lain, sehingga berdampak terhadap gelombang PHK di masyarakat, sebagaimana fakta yang dikemukan di atas.

Pemerintah pun wajib menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional guna mampu mencapai target yang dicanangkan, sebesar 5,4 -5,8%, lewat rentetan paket kebijakan ekonomi yang semakin berpihak guna menyelamatkan industri tanah air.

Tak berlebihan bilamana Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Suryo Bambang Sulisto, beberapa waktu lalu, telah mengingatkan bahwasanya gejala-gejala perlambatan ekonomi harus segera disikapi oleh pemerintah. “Jika tak ada langkah korektif dari pemerintah, bakal terjadi PHK besar-besaran”.

Tentunya mekanisme PHK merupakan upaya terakhir (ultimum remedium)  Prioritas utama adalah kemitraan antara pengusaha dengan pekerja guna meningkatkan daya saing melalui inovasi, otomatisasi, dan berbagai langkah terobosan. Niscaya melalui ketiga elemen tersebut, maka pekerja dan pengusaha dapat mengeliminasi ancaman kebangkrutan total.

Tengoklah bagaimana Singapura, Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, atau India, dapat melangkah lebih maju daripada negara kita, lewat potensi sumber daya manusia (SDM) yang mereka miliki. Tanpa kelimpahan sumber daya alam yang mumpuni dibandingkan negeri jamrud khatulistiwa, mereka mampu merangsek ke jajaran negara termaju di dunia.

Salah satu kunci keberhasilan sejumlah negara tersebut terletak pada produktivitas dan sikap mental para pekerjanya, yang terobsesi guna bekerja secara optimal dan efisien tanpa memerlukan banyak pengawasan, guna memanfaatkan sumber daya yang terbatas.
Produktivitas merupakan tata kelola guna menghasilkan barang dan/atau jasa seoptimal mungkin dengan memanfaatkan SDM secara efektif dan efisien. Hal ini diperbandingkan melalui ratio input vs output (Paul Mali).

Guna mampu mendongkrak produktivitas diperlukan sejumlah piranti seperti pelatihan dan pengembangan yang berkesinambungan ditopang teknologi yang mumpuni. Di sinilah akan berbicara banyak, persoalan tekad dan kemauan untuk berubah ke arah yang lebih paripurna.

Fakta yang dikeluarkan Asian Productivity Organization, yang bermarkas di Tokyo, memiriskan kita semua, di mana produktivitas para pekerja kita baru setara dengan 9.500 dollar per tahun (Rp 114.000.000) tertinggal jauh bilamana misalnya dibandingkan dengan Malaysia  Rp 396.000.000 atau Thailand sebesar Rp 184.800.000. Selanjutnya dari 1.000 pekerja kita, hanya 4,3% yang termasuk kategori terampil, sementara Filipina 8,3%, Singapura 34,7%, dan Malaysia 32,% untuk kategori yang serupa.

Indonesia berangsur-angsur harus berubah dari mayoritas pekerja yang berkarya di industri padat karya ke padat modal yang berbasiskan keterampilan tinggi khususnya dalam inovasi teknologi, sebagaimana misalnya Korea Selatan.  Tentunya SDM Indonesia pun pada esensinya mampu melakukan hal yang sama guna menuju negara kita yang “tinggal landas bukan tinggal kandas”, tinggal masalahnya terletak pada kemauan dan kemampuan guna terus berpikir, bebenah diri, dan berubah ke arah yang lebih maju.***

Save

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My ART

#saveXpalaguna

gerakan seniman & warga Bandung untuk pemanfaatan ex lahan pertokoan Palaguna menjadi RTH dan Cagar Budaya

Follow TandaMata BDG on WordPress.com

My Instagram

Bincang Industri Kreatif dgn Bekraf dan Ekosistem Seni Rupa du Aula Timur ITB Hari pertama 3 sesi, wareg dan masih banyak menyisakan pertanyaan. Hari kedua, Insya Alloh banyak jawaban yg dibutuhkan muncul
#art #artist #discussion #fsrd #itb #sinergisenirupa #bekraf #instaart #instagood Masih tentang Gempol Enclave..... Sssst.... Jangan lupa Kupat Tahu dan Roti Bakar nya
#art #sketch #drawing #ink #inktober #inktober2017 #inktoberindonesia #inktoberindonesia2017 #instaink #instainked #instainklife #instaart #instagood #tbt #tbt🔙 #lfl Sebuah Rumah sebrang Taman Gempol. Lucu, di puncak genting diganti piramida kaca. (foreground bisa berperan sbagai bingkai dan atau menyembunyikan bagian tidak nenarik)
#art #artwork #painting #drawing  #enclave #gempol #taman #foreground #lfl #tbt #instaart #instagood #instadraw #instapaint Ke Sanggar Olah Seni Babakan Siliwangi, lagi pada bikin kontruksi buat Parade & Light Instalation "LIGHTFEST" di Bandung 29 Oktober 2017. Reueus lamun dulur proyekna berkelanjutan. Semoga segalanya berjalan lancar.
#art #parade #lighfest #2017 #bandung #sos #sanggarolahseni #instaart #instagood #tbt Nyeket Ki Daus mah bisa kapan saja, tapi nyeket maestro Basuki Bawono sedang melukis model Ki Daus sepertinya akan jadi pengalaman sekali seumur hidup
.
#inktober #inktober2017 #art #painting #painter  #watercolor #inktoberindonesia #instaart #instaartist #instagood #basukibawono #kidaus #instapaint #instapainting #tbt #lfl Bincang Industri Kreatif dengan sohib saat S2 FSRD ITB Kang @yayatkoyak di markas @thepanasdalam . Saat percakapan lebih mengutub ke produksi film untuk Papua  @jnarotama ikut bergabung. Klop atuh lah ... (Nuhun Kang @pidibaiq atas dongeng Helen Sukanta dan tempat yang menyenangkan)
#ngopi #bincangsore #seni #art #creativeindustry #panasdalam #film #papua #instaart #instagood #tbt Saat lewat tanjakan Malangbong Garut, tiba di puncak (desa?) Cipeundeuy. Rehatlah sejenak. Disana banyak gang menuju perkampungan dan ... banyak obyek menarik untuk disket #inktober #inktober2017 #inktoberindonesia #art #drawing #sketch #ink #instaink #instadraw #instaartist #instaart #instagood #tbt Ups banyak juga yg berpartisipasi
#girlsday #girlsdayout #girl #girlday #art #drawing #sketch #instagood #instasketch #tbt #instaart #inktober #inktober2017 #inktoberindonesia Alhamdulillah rumah kedua di Tasik penghilang stress (sekaligus beberapa bulan bikin stress) sudah beres. Saat ditinggal cuma pintu pagar yg belum terpasang dan cat teras pagar masih belang. Sekarang sudah tuntas..tas..tas. Semoga berkah. 
#rumahkedua #cicariang #kawalu  #tasikmalaya Hi Girls, Happy International Day of the Girls on October 11
#art #instaart #girl #happy #girlsday #girlday #internationalgirlsday #sometimes #internationalofthegirlsday #beautiful #cute #smart #lowprofile #free #independent #selfconfidence #winner #inktober #inktober2017 Gang Duka Teuing
#art #drawing #sketch #sketchbook #pen #ink #inktober #instaart #lfl #onthespot #kawalu #tasikmalaya #tbt Bergaya dengan senior @teddy_suchyart & @benjaminkosasih di mural karya Guru-guru Seni Rupa 3 Negara (indonesia Malaysia Singapura)
#art #painting #exhibihition #mural #teacher #indonesia #malaysia #singapura #rumpun #instaart #instagood Paageung- ageung huap saat Botram Liwet Kebersamaan menjelang penutupan Pameran Rumpun 3 Negara #2
#closing #art #painting #exhibihition #3 #negara #malaysia #indoneaia #singapura Botram Ngampar neda "Liwet Kebersamaan" saat penutupan Pameran Rumpun 3 Negara Jilid #2 (Indobesia, Malaysia, Singapura)
#art #closing #painting #exhibihition #rumpun #3 #indonesia #malaysia #singapura Bareng Maestro & Karyannya
#art #painter #exhibition #soekarno #instaart #instagood #painting #basukibawono #bankzoel #iyariyana #tbt #lfl Satu Dua Satu Dua .... Juara
#game #traditional #dies #diesnatalis #fikomunpad #2017 #hbd #tbt #lfl Pembukaan Pameran RUMPUN 3 Negara ( Indonesia Malaysia Singapura) ke #2
#art  #exhibition #painting #3negeri #indoneaia #malaysia #singapura #lfl #tbt #instaart #instagood #instamood Rada cocok jeung hate  yeuhh seragam @fikomunpad teh
#komuniaksi #fikom #uniform #fashion #fikomunpad #instagood #unpad  #2017 #black #lfl #tbt #blacksweet #instablack Maestro? Abdi mah acan atuh. Cuma kalau media bilang begitu, artinya tak cukup hanya dijalani, kudu ....DIUDAG
#news #feature #maestro #painting #paintingart #instaart #instagood #lfl #instapaint Beda Gaya Beda Rupa di Kanvas 100 meter
#art #artist #artis #painting #paintings #actionpainting #instaart #instapaint #instapainting #lfl #lfl💛 #l4l#exhibition #subang #jabar #rekorori #100

Pengunjung Blog

  • 60,004 hit

Pengunjung Online

%d blogger menyukai ini: