//
you're reading...
ARTIKEL

Novel dan Teror pada KPK


Penulis   : Kurnia Ramadhana – Penggiat Antikorupsi, bekerja di Indonesia Corruption Watch (ICW)

Sumber  : Pikiran Rakyat 20 April 2017

Untuk membaca dan mengunduh Klipping Klik Gambar lalu Zoom. (semoga bermanfaat)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali dihadapkan dengan masalah besar. Salah satu penyidik seniornya, Novel Baswedan, disiram di bagian wajah dengan air keras oleh orang tidak dikenal (11/4/2017). Diduga perbuatan ini disebabkan oleh beberapa perkara besar yang sedang ditangani Novel Baswedan.

Seperti diketahui bahwa penyerangan kepada salah satu penyidik terbaik KPK ini bukan kali pertama terjadi. Setidaknya sudah ada empat kali upaya untuk mencelakakan Novel Baswedan. Pertama, saat menangani kasus cek pelawat tahun 2011 Novel pernah menjadi sasaran tabrak lari, namun saat itu selamat karena yang ditabrak adalah rekannya Dwi Samayo yang juga penyidik KPK. Kedua, pada tanggal 1 Oktober 2012 Novel dilaporkan atas dugaan kasus penganiyaan tersangka pencurian burung walet tahun 2004 di Bengkulu, dan beberapa hari kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiga, tahun 2015 Novel ditangkap Bareskrim Polri dari rumahnya di kawasan Kelapa Gading atas dugaan kasus penganiyaan kepada tersangka pencurian burung walet tahun 2004 di Bengkulu. Keempat, pada pertengahan tahun 2016 Novel ditabrak sebuah mobil ketika sedang mengendarai sepeda motor, kala itu Novel sedang mengusut dua perkara korupsi besar.

Publik meyakini bahwa serangan demi serangan yang ditujukan kepada pegawai KPK tidak lain hanya untuk menggoyahkan eksistensi lembaga antirasywah Indonesia.

Pelemahan

Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat setidaknya ada empat model pelemahan yang selama ini terjadi. Pertama, melalui proses legislasi. Baru-baru ini DPR melalui Badan Keahlian mengadakan sosialisasi ke beberapa universitas untuk menggaungkan kembali ikhwal Revisi UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK. Padahal Revisi UU KPK sendiri tidak masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas DPR tahun 2017.

Niat DPR yang ingin memperkuat KPK sampai hari ini belum pernah terbukti. Alih-alih menguatkan, justru yang terlihat adalah daftar rancangan perubahan UU yang akan semakin melemahkan keberadaan KPK. Mulai dari pembentukkan Dewan Pengawas, proses penyadapan harus melalui izin Dewan Pengawas, membatasi rekrutmen penyelidik dan penyidik sampai ke kewenangan KPK agar bisa menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Tak selesai di situ, DPR juga sudah mempersiapkan rencana untuk merevisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Delik tindak pidana korupsi yang selama ini berada di luar KUHP ingin dimasukkan ke dalam KUHP. Tentu ini bisa berdampak serius dalam usaha pemberantasan korupsi. KPK, kejaksaan, dan pengadilan tipikor pun terancam kehilangan kewenangannya. Pasalnya ketiga institusi tersebut menggunakan UU no 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU no 20 Tahun 2001 dalam setiap penanganan perkara korupsi. Praktis ketika UU tersebut dimasukkan ke dalam KUHP maka kejahatan korupsi berubah, dari yang tadinya dikualifikasikan sebagai tindak pidana khusus kini hanya menjadi tindak pidana umum.

Kedua, upaya Judicial Review UU Tindak Pidana Korupsi dan UU KPK di Mahkamah Konstitusi (MK). Perubahan beberapa aturan tindak pidana korupsi pasca putusan MK sangat berdampak bagi kerja-kerja KPK. Sebagai contoh, putusan MK yang mengabulkan sebagian uji materi Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU Tipikor. Dalam pasal tersebut sebelumnya dijelaskan bahwa kejahatan korupsi tidak harus mengakibatkan kerugian negara terlebih dahulu, namun ketika seseorang sudah melakukan perbuatan yang berpotensi merugikan keuangan negara maka dapat segera ditindak oleh penegak hukum.

Dalam putusan nomor 25/PUU-XIV/2016, MK malah menghapus kata “dapat” sebelum frasa “merugikan keuangan negara” dalam kedua pasal tersebut. Dengan demikian, aparat penegak hukum termasuk KPK harus benar-benar membuktikan terlebih dahulu kerugian keuangan negara sebelum meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Ketiga, memperlemah dari internal KPK. Polri bersama dengan KPK dan kejaksaan baru saja menyetujui nota kesepahaman atau MoU untuk kerja sama dalam pemberantasan tindak pidana korupsi (29/03). Ada 15 poin dalam MoU kali ini. Beberapa klausul dalam nota kesepahaman ketiga lembaga ini berdampak positif bagi peningkatan sinergi antarlembaga. Diantaranya adalah peningkatan kepatuhan dalam hal penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Namun terdapat aturan yang dianggap keliru untuk disepakati, yakni jika ada salah satu pihak melakukan penggeledahan dan pemeriksaan terhadap anggota tiga lembaga itu yang diduga melakukan tindak pidana, maka pihak yang melakukan pemanggilan harus memberitahukan terlebih dahulu kepada pimpinan lembaga yang anggotanya dipanggil. Aturan ini dianggap bertentangan dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), dalam KUHAP disebutkan bahwa penggeledahan dan pemeriksaan tidak memerlukan persetujuan dari pimpinan institusi.

Keempat, ancaman kriminalisasi terhadap penyidik maupun pimpinan KPK. Tentu publik masih ingat bagaimana tindakan kriminalisasi dilakukan terhadap keseluruhan Komisioner KPK ketika sedang menangani perkara korupsi salah satu petinggi Polri. Pola yang sering terjadi selalu sama, ketika KPK sedang berusaha untuk membongkar kasus besar, hal ini juga diikuti dengan ancaman kriminalisasi yang tak berdasar.

Jika melihat data KPK, dalam kurun waktu 2004-2016 KPK telah menangani tindak pidana korupsi dengan rincian: penyelidikan 848 perkara, penyidikan 567 perkara, penuntutan 465 perkara, putusan inkracht 390 perkara dan eksekusi 414 perkara. Angka-angka tersebut juga diikuti dengan rekor 100 percent conviction rate (terbukti bersalah di pengadilan) yang selama ini dimiliki KPK. Artinya, tak ada satupun pelaku korupsi yang lolos dari jerat hukum.

Harus diakui bahwa keberadaan KPK saat ini masih menjadi tumpuan dari masyarakat untuk membongkar praktik-praktik korupsi. Jika upaya pelemahan KPK terus berjalan, sudah pasti kejahatan korupsi akan semakin memperburuk kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia dan pemberantasan korupsi akan kembali lagi jalur lambat.***

Save

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My ART

#saveXpalaguna

gerakan seniman & warga Bandung untuk pemanfaatan ex lahan pertokoan Palaguna menjadi RTH dan Cagar Budaya

Follow TandaMata BDG on WordPress.com

My Instagram

Usai Pengajian di Percikan Iman - Mesjid Telkom University
#menggambar pake #telunjuk yang ketiga di HP ini masih jauh dari sempurna, tapi lumayan lah untuk melancarkan.
#art #drawing #sketch #sketchbook #sketchwalker #sketchurban #telkomuniversity #bandung Kalau sebelumnya "menggambar pake telunjuk" di HP karena tak bawa alat+media gambar, kali ini karena situasional.
Selalu ada saja saat-saat dimana "passion" menggambar lagi tinggi tapi situasi tidak memungkinkan. Di dalam pesawat terbang misalnya. 
Dalam situasi seperti ini "ngagambar ku curuk" jadi sangat masuk akal. Walau belum belajar tekniknya yg bener,, baru pake ilmu "kumaha aing we", menggambar dengan telunjuk mengasyikkan juga. Sepertinya ke depan akan saya jadikan alternatif (kaduhung teu ti baheula nyobaan na)
#art #drawing #sketchbook #sketch #sketchwalk #airplane #nam #surabaya Ngudud Dji Sam Soe segese gini kapan habisnya ya? 
#cigarette #234 #sampoerna #museum #houseofsampoerna #surabaya Hotel Geulis Dago Bandung
#art #drawing #painting #watercolor #drawingpen #urbansketch #hotel #dago #bandung #sketch #sketchwalker #hotelgeulisdago Kembali ke Khitah
Saat pulang ke Bandung  saya kangen nyeket di Bandung yg sejuk.  Alhamdulillah beberapa teman di Minggu tadi pada ngumpul di Car Free Day DAGO.  Jadi deh DIGODA DAGO
#art #drawing #sketch #sketchwalker #cfd #dago #bandung #seniman Utk pertamakalinya menggambar pake TELUNJUK

Terkadang (bahkan sering) yang dibutuhkan cuma ngopi alakadarnya. Cukup kopi seduh.
Di Bratang Jaya Surabaya ada sebuah warung kopi seduh. Tempatnya luas, 2 lantai lagi Buka 24 Jam. Harganya cuma 3000 perak. Menarik,, makanya penuh banget.
Saat ngopi nyesel juga nggak bawa Sketchbook. Cuma ingat ada aplikasi Autodesk Sketchbook di HP. Ini pertamakalinya menggambar pake telunjuk. Rada susah sih dan untuk hasil seperti ini rasanya kelamaan waktu yg dihabiskan, Tapi lumayanlah, dan asyik juga lah
#art #drawing #sketchbook  #sketch #sketchwalker #warkop #warungkopi #murah ' Gazeebo dekat Rektorat Kampus ITS
#art #drawing #watercolor #gazeebo #its #rektorat #sketch #sketchwalker Sambl menunggu anak herregistrasi di Kampus ITS Surabaya
#art #drawing #sketch #sketchwalker #Its #surabaya #herregistrasi Ngopi
#coffetofee #post #coffee #surabaya #myson Alih-alih merasa sendirian di Surabaya, eh ada orang Sekeloa alumnus  Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad  Angkatan 1990 tinggal disana dan putranya sama-sama diterima satu fakultas dgn  Elang. Setelah 22 tahun tak bertemu, Rainy Safitri Inge sepertinya tak banyak berubah. 
Terinakasih banyak atas jamuan makan siangnya, info tentang kost, kunjungan ke Museum Sampoerna dan bantuan kemudahan transportasi selama di Surabaya. Salam buat keluarga. Semoga segala kebaikan Inge & keluarga berbalas berkah berlimpah.
#its #surabaya #alumni #fikomunpad #culinary Tiba ....
#its #surabaya ##arsitektur Seneng rasanya lihat anak-anak kompak saling jaga saling bina #menuju_ITS #raihmimpi #arsitektur #its SIDAK ke Lapak Seniman CFD Dago, sepertinya formasi belum lengkap. Masih berlibur? 
#art #artist #painter #masters #cfd #dago #bandung Silaturahmi ke senior
#idulfitri #halalbihalal #maestro #painter #art #artist Kuda Liar tapi Soleh
#art #drawing #watercolor #spidol #horse #white #sketch #pray Beberes halaman belakang #menunggutukang #ngaduk #tembok #teras #halamanrumah #halamanbelakangrumah #kawalu #tasikmalaya Perang Gobang
#art #drawing #watercolor #spidol #game #traditional Sawer Receh
#lebaran #idulfitri #mudik #cicariang #kawalu #tasikmalaya Puntennya palawargi sadaya ditampina lesehan, maklum teu acan gaduh parabotan
#mudik #cicariang #kawalu #tasikmalaya #idulfitri #lebaran Selamat Hari Raya Idul Fitri. Kami sekeluarga Mohon Maaf atas segala kesalahan, terasa dan atau tidak sengaja.. Semoga amal ibadah kita selama bulan Ramadan diterima Allah SWT. Amin..
#idulfitri #lebaran

Pengunjung Blog

  • 53,409 hit

Pengunjung Online

%d blogger menyukai ini: