//
you're reading...
ARTIKEL, saveXpalaguna

100 Seniman Ungkapkan Protes Lewat #Save X Palaguna


#saveXpalaguna #berita

Oleh: Satira Yudatama 17 Maret 2017

Sumber  : pikiranrakyat.com

Untuk membaca dan mengunduhnya Klik Gambar lalu Zooom. (semoga bermanfaat)

ALIANSI Warga Bandung yang terdiri atas pelaku seni dan komunitas lintas bidang melakukan aksi protes, menentang rencana pemanfaatan lahan bekas bangunan Palaguna di kawasan Alun-alun Kota Bandung untuk sarana terpadu, apartemen, mal, serta rumah sakit.

Ungkapan protes tertuang dalam bentuk aksi simpatik bertema seni budaya, ”#Save X Palaguna” di sekitar lokasi lahan bekas bangunan Palaguna, Jalan Ir. Soekarno, Kota Bandung, 15-16 Maret 2017.

Mereka menyuguhkan sederet penampilan sembari menyelipkan tuntutan kepada Pemerintah Kota Bandung dan Jawa Barat supaya menjadikan lahan bekas Palaguna sebagai area hutan kota.

Para penampil menilai, lahan tersebut  sepantasnya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau supaya menjaga suhu tetap sejuk serta menunjang estetika Kota Bandung. Apabila sampai terwujud, masyarakat bisa memanfaatkan area itu untuk berbagai hal seperti wahana rekreasi, edukasi, dan tempat mengasah kreativitas.

Vokalis band Billy De Kid’s, Agus Injuk membayangkan, bisa mencari inspirasi  sembari menikmati kesejukan suasana hutan kota. ”Semoga Kota Bandung mempunyai lahan hijau baru, membuat lingkungan semakin teduh. Bakal senang sekali jika keinginan itu terwujud,” kata Injuk.

Penampilan personel Billy De Kid’s begitu penuh semangat, kemudian menuai respons meriah dari penonton. Agus Injuk (vokal), Marbut (drum), Tile (bas), Dadang Atmo (gitar), dan Kolenang (gitar) membawakan sejumlah lagu orisinal bernuan­sa rock n roll sembari menunjukkan aksi eksentrik yang memancing partisipasi penonton. Kolenang terlihat paling eksentrik, bermain gitar sambil menduduki perangkat pengeras suara.

Kesan eksentrik juga tertuang dalam tampilan lirik setiap lagu, memuat kritik tetapi dengan kemasan penyampaian cenderung kocak. Menyelang suguhan antarlagu, Injuk rajin membangun interaksi sembari menujukkan sikap humoris, semakin menegaskan citra sebagai band eksentrik.

Ato Sakral dari Kelompok Penyanyi Jalanan sengaja membuat lagu yang sesuai dengan konteks penyelenggaraan acara berjudul ”Haruskah Bandung Hilang Tamannya”. Sebelum menyanyikan lagu, dia mengatakan, Bandung masih membutuhkan banyak ruang terbuka hijau, bukan menambah jumlah bangunan.

”Persembahan untuk menggugah kesadaran tentang penyelematan lingkungan. Komposisi lagu merupakan bentuk curahan hati perihal kondisi situasi kota,” kata Ato.

Ato tampil sendirian, menyanyikan lagu sambil memainkan gitar dan harmonika. Nyanyian penuh penjiwaan membuat suguhan lagu balada lebih mengena, begitu menggetarkan perasaan. Apalagi, Ato mempraktikkan tarikan nada tinggi pada bagian lirik tertentu, seakan memberi penegasan emosi.

Penampilan Kloppas membuat penonton merangsek ke muka panggung, kemudian berjoget bersama mengikuti irama lagu. Tampil tanpa Bunda Anna, Agus Ompong (vokal, gitar), Irdi (gitar), Mo-Chin (bas), Yoni (drum) langsung membawakan lagu Iwan Fals yang berjudul ”Hio” sebagai suguhan pembuka. Aransemen musik yang mengentak tampak menyulut penonton untuk meluapkan ekspresi masing-masing.

Agus Ompong tampak mempunyai ketahanan fisik prima, terus bergerak lincah sepanjang penampilan. Setelah membawakan sejumlah lagu dari Iwan Fals, Kloppas perlu menambah durasi penampilannya guna memenuhi permintaan penonton. Agus meminta izin rehat sejenak untuk meminum air mineral, menyegarkan lagi tenaganya yang tampak terkuras.

”Kami tampil sampai air habis saja ya,” tutur Agus sambil menunjukkan botol kemasan air mineral kepada penonton.

Deretan lagu dari Iwan Fals juga tersuguh dari penampilan Iwan Palsu yang membawakan ”Bento”, ”Bongkar”, ”Manusia Setengah Dewa”, dan ”Surat Buat Wakil Rakyat”. Mengisi waktu jeda suguhan antarlagu, dia mengajak berbagai pihak agar ikut mengampanyekan pemanfaatan lahan bekas Palaguna untuk hutan kota. ”Semoga pesan itu bisa tersampaikan kepada para penentu kebijakan,” katanya.

United States Bandung Percussion menyuguhkan penampil­an atraktif berupa musik instrumental dengan ragam variasi rit­me ketukan. Pada tengah permainan, salah seorang pemain per­kusi mempraktikkan kelihaiannya memainkan sejumlah instrumen secara bersamaan. Hal tersebut membuat penonton terpukau kemudian memberikan apresiasi berupa tepuk tangan riuh.

Rangkaian penyelenggaraan acara berlangsung dua hari tanpa jeda, memuat ragam kegiatan, di antaranya pementasan musik, performance art, pembacaan puisi dan teks sastra, serta pemutaran film. Upacara ”Siraman Eks Palaguna” menjadi agenda penutupan acara, berlangsung pada Rabu 15 Maret 2017 siang. Berdasarkan catatan panitia, terdapat sekitar seratus seni­man dan 40 komunitas yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.***

Save

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My ART

#saveXpalaguna

gerakan seniman & warga Bandung untuk pemanfaatan ex lahan pertokoan Palaguna menjadi RTH dan Cagar Budaya

Follow TandaMata BDG on WordPress.com

My Instagram

Usai Pengajian di Percikan Iman - Mesjid Telkom University
#menggambar pake #telunjuk yang ketiga di HP ini masih jauh dari sempurna, tapi lumayan lah untuk melancarkan.
#art #drawing #sketch #sketchbook #sketchwalker #sketchurban #telkomuniversity #bandung Kalau sebelumnya "menggambar pake telunjuk" di HP karena tak bawa alat+media gambar, kali ini karena situasional.
Selalu ada saja saat-saat dimana "passion" menggambar lagi tinggi tapi situasi tidak memungkinkan. Di dalam pesawat terbang misalnya. 
Dalam situasi seperti ini "ngagambar ku curuk" jadi sangat masuk akal. Walau belum belajar tekniknya yg bener,, baru pake ilmu "kumaha aing we", menggambar dengan telunjuk mengasyikkan juga. Sepertinya ke depan akan saya jadikan alternatif (kaduhung teu ti baheula nyobaan na)
#art #drawing #sketchbook #sketch #sketchwalk #airplane #nam #surabaya Ngudud Dji Sam Soe segese gini kapan habisnya ya? 
#cigarette #234 #sampoerna #museum #houseofsampoerna #surabaya Hotel Geulis Dago Bandung
#art #drawing #painting #watercolor #drawingpen #urbansketch #hotel #dago #bandung #sketch #sketchwalker #hotelgeulisdago Kembali ke Khitah
Saat pulang ke Bandung  saya kangen nyeket di Bandung yg sejuk.  Alhamdulillah beberapa teman di Minggu tadi pada ngumpul di Car Free Day DAGO.  Jadi deh DIGODA DAGO
#art #drawing #sketch #sketchwalker #cfd #dago #bandung #seniman Utk pertamakalinya menggambar pake TELUNJUK

Terkadang (bahkan sering) yang dibutuhkan cuma ngopi alakadarnya. Cukup kopi seduh.
Di Bratang Jaya Surabaya ada sebuah warung kopi seduh. Tempatnya luas, 2 lantai lagi Buka 24 Jam. Harganya cuma 3000 perak. Menarik,, makanya penuh banget.
Saat ngopi nyesel juga nggak bawa Sketchbook. Cuma ingat ada aplikasi Autodesk Sketchbook di HP. Ini pertamakalinya menggambar pake telunjuk. Rada susah sih dan untuk hasil seperti ini rasanya kelamaan waktu yg dihabiskan, Tapi lumayanlah, dan asyik juga lah
#art #drawing #sketchbook  #sketch #sketchwalker #warkop #warungkopi #murah ' Gazeebo dekat Rektorat Kampus ITS
#art #drawing #watercolor #gazeebo #its #rektorat #sketch #sketchwalker Sambl menunggu anak herregistrasi di Kampus ITS Surabaya
#art #drawing #sketch #sketchwalker #Its #surabaya #herregistrasi Ngopi
#coffetofee #post #coffee #surabaya #myson Alih-alih merasa sendirian di Surabaya, eh ada orang Sekeloa alumnus  Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad  Angkatan 1990 tinggal disana dan putranya sama-sama diterima satu fakultas dgn  Elang. Setelah 22 tahun tak bertemu, Rainy Safitri Inge sepertinya tak banyak berubah. 
Terinakasih banyak atas jamuan makan siangnya, info tentang kost, kunjungan ke Museum Sampoerna dan bantuan kemudahan transportasi selama di Surabaya. Salam buat keluarga. Semoga segala kebaikan Inge & keluarga berbalas berkah berlimpah.
#its #surabaya #alumni #fikomunpad #culinary Tiba ....
#its #surabaya ##arsitektur Seneng rasanya lihat anak-anak kompak saling jaga saling bina #menuju_ITS #raihmimpi #arsitektur #its SIDAK ke Lapak Seniman CFD Dago, sepertinya formasi belum lengkap. Masih berlibur? 
#art #artist #painter #masters #cfd #dago #bandung Silaturahmi ke senior
#idulfitri #halalbihalal #maestro #painter #art #artist Kuda Liar tapi Soleh
#art #drawing #watercolor #spidol #horse #white #sketch #pray Beberes halaman belakang #menunggutukang #ngaduk #tembok #teras #halamanrumah #halamanbelakangrumah #kawalu #tasikmalaya Perang Gobang
#art #drawing #watercolor #spidol #game #traditional Sawer Receh
#lebaran #idulfitri #mudik #cicariang #kawalu #tasikmalaya Puntennya palawargi sadaya ditampina lesehan, maklum teu acan gaduh parabotan
#mudik #cicariang #kawalu #tasikmalaya #idulfitri #lebaran Selamat Hari Raya Idul Fitri. Kami sekeluarga Mohon Maaf atas segala kesalahan, terasa dan atau tidak sengaja.. Semoga amal ibadah kita selama bulan Ramadan diterima Allah SWT. Amin..
#idulfitri #lebaran

Pengunjung Blog

  • 53,399 hit

Pengunjung Online

%d blogger menyukai ini: