//
you're reading...
ARTIKEL, saveXpalaguna

Gelombang Protes Terus Bergulir


#saveXpalaguna #berita

Sumber  : Pikiran Rakyat 13 Maret 2017

Untuk membaca dan mengunduh Klipping Klik Gambar lalu Zoom. (semoga bermanfaat)

BANDUNG, (PR).- Belum ada desain baru yang disodorkan PT Titah Raja Jaya untuk kompleks komersial di lahan eks Palaguna. Sementara itu, gelombang protes untuk proyek raksasa di pusat kawasan cagar budaya Alun-alun Bandung tersebut terus berlangsung.

Pertemuan Tim Pertimbangan Pelestarian Kawasan dan Bangunan Cagar Budaya atau Tim Cagar Budaya dan pengembang asal Jakarta tersebut batal digelar pekan lalu. Dalam pertemuan, PT Titah Raja Jaya akan memaparkan desain baru setelah beberapa desain sebelumnya tidak diluluskan tim bentukan Pemkot Bandung tersebut.

”Kami masih menunggu seperti apa desain baru mereka. Kami akan lihat setelah itu. Tapi sekarang, kita semua tahu, urusannya sudah bukan hanya soal desain, tapi ada juga aspirasi penolakan dari masyarakat yang terus membesar,” kata Etty RS, ang­gota Tim Cagar Budaya Kota Bandung, Minggu 12 Maret 2017 sore.

Etty merujuk pada makin kuatnya seruan menjadikan lahan eks Palaguna sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Desakan inilah yang membuat posisi Tim Cagar Budaya seolah terjepit di tengah. ”Secara nurani, kami sepakat dengan RTH. Kota kita sangat membutuhkan itu. Namun, kalau kita lihat aturan, memang di lokasi itu dibolehkan adanya bangunan komersial,” tuturnya.

Dijelaskan Etty, Tim Cagar Budaya mencermati kedua perkembangan ini. Rekomendasi dari mereka nantinya bakal menjadi prasyarat tim ahli lain, yakni Tim Ahli Bangunan dan Gedung (TABG) untuk memeriksa secara teknis proposal Izin Mendirikan Bangunan.

Sebelumnya, Head of Corporate Communication Lippo Karawaci Tbk. Danang Kemayan Jati me­nyampaikan, pengembang siap mengubah desain bangunan sesuai arahan Tim Cagar Budaya. Ia juga meminta masyarakat tak khawatir atas potensi dampak buruk pembangunan kompleks komersial di sebelah Sungai Cikapundung tersebut.  ”Kami siap mengubah desain sesuai keinginan Tim Cagar Budaya. Kami akan ikuti apa pun saran mereka,” katanya.

PT Titah Raja Jaya, bagian dari Lippo Group, merupakan perusahaan yang digandeng PD Djawi, perusahaan daerah Pemprov Jabar untuk mengelola lahan eks Palaguna. Dalam ajuannya, mereka berencana membangun sekaligus pusat perbelanjaan, hotel, dan rumah sakit.

41 komunitas

Gerakan menolak pembangunan kompleks komersial di lahan eks Palaguna terus bergulir. Beberapa diskusi digelar dua bulan terakhir, melibatkan seniman, budayawan, akademisi, dan peneliti. Dua isu utama yang dibahas adalah perlindungan kawasan cagar budaya dan keberpihakan pada pengadaan RTH.

Pekan ini tak kurang dari 41 komunitas di Bandung, melibatkan lebih dari 100 seniman, bakal menggelar serangkaian aksi budaya. Mereka mendesak seluruh pihak terkait dalam proyek revitalisasi lahan eks Palaguna mempertimbangkan pentingnya kehadiran RTH di pusat kota. Bukan melulu gedung komersial.

”Warga memandang kawasan Alun-alun sudah terlalu padat. Bahkan, telah melampaui ambang kritis. Kami memandang hutan kota lebih diperlukan daripada pusat belanja, hotel, dan rumah sakit,” kata Direktur Walhi Jabar Dadan Ramdan.

Menurut Ramdan, dengan luasan RTH hanya 12% dari total luas wilayah kota, kualitas lingkungan terus menurun jika tak ada kebijakan signifikan.***

Save

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My ART

#saveXpalaguna

gerakan seniman & warga Bandung untuk pemanfaatan ex lahan pertokoan Palaguna menjadi RTH dan Cagar Budaya

Follow TandaMata BDG on WordPress.com

My Instagram

Terjadi error saat mengambil gambar dari Instagram. Upaya akan diulangi beberapa menit lagi.

Pengunjung Blog

  • 62,568 hit

Pengunjung Online

%d blogger menyukai ini: