//
you're reading...
ARTIKEL

Tantangan Kelautan Global


Penulis   : Achmad Gusman Siswandi – Dosen Departemen Hukum Internasional, Ketua Indonesia Centre for the Law of the Sea (ICLOS) FH Unpad

Sumber  : Pikiran Rakyat 16 Maret 2017

Untuk membaca dan mengunduh Klipping Klik Gambar lalu Zoom. (semoga bermanfaat)

KONSEP  Wawasan Nusantara yang digulirkan Prof. Mochtar Kusumaatmadja, yang kemudian dituangkan dalam Deklarasi Djuanda 1957, merupakan pemikiran yang sangat monumental di bidang kelautan. Konsep yang memandang wilayah darat dan perairan sebagai satu kesatuan dari berbagai sudut pandang ini – termasuk sejarah, politik, ekonomi, sosial, dan budaya – tidak hanya berdampak luas terhadap perkembangan hukum laut nasional. Lebih dari itu, konsep ini juga mendorong lahirnya rezim hukum laut internasional yang belum pernah ada sebelumnya, yaitu negara kepulauan sebagaimana diatur dalam Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Hukum Laut (KHL) 1982.

Rezim hukum negara kepulauan ini merupakan contoh nyata perjuangan diplomatik Indonesia dalam hal kedaulatan negara atas wilayah laut sekaligus kontribusi bersejarah yang pernah ditorehkan negara ini di bidang hukum laut internasional.

Hampir 35 tahun sejak KHL 1982 disepakati dan hampir 60 tahun sejak Deklarasi Djuanda dikumandangkan, permasalahan global di bidang kelautan telah berkembang semakin kompleks dan multidimensional. Walaupun KHL 1982 telah diakui sebagai “Konstitusi bagi Lautan”, bukan berarti bahwa instrumen ini telah menjawab semua permasalahan terkait dengan pengelolaan wilayah laut. Bahkan, saat ini, Majelis Umum PBB tengah menginisiasi proses persiapan perjanjian internasional baru di bawah kerangka KHL 1982 untuk mengelola konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya hayati laut di luar wilayah jurisdiksi nasional (marine biological diversity beyond areas of national jurisdiction).

Masalah pengelolaan sumber daya hayati laut di luar jurisdiksi nasional, khususnya di wilayah laut lepas dan dasar laut dalam, sebenarnya bukan merupakan hal baru. KHL 1982 sendiri telah mengatur secara spesifik tentang kewajiban negara-negara untuk bekerja sama dalam mengelola sumber daya hayati di laut lepas. Di samping itu, KHL 1982 juga telah dilengkapi dengan perjanjian implementasi tahun 1995 yang secara khusus mengatur tentang konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya ikan di luar wilayah jurisdiksi nasional, terutama jenis-jenis straddling dan highly migratory. Hukum nasional sebagaimana diatur oleh Undang-Undang Perikanan pun telah menetapkan bahwa undang-undang ini dapat diberlakukan terhadap setiap kapal perikanan berbendera Indonesia yang melakukan penangkapan di laut lepas.

Perjanjian khusus

Mengapa kemudian masalah ini masih perlu diatur dalam perjanjian internasional khusus? Pertama, aktivitas manusia saat ini telah berkembang sedemikian rupa sehingga dalam beberapa hal telah menimbulkan berbagai dampak merugikan terhadap lingkungan laut, bahkan hingga di luar jurisdiksi nasional. Druel dan Gjerde (2014) mencatat bahwa berbagai aktivitas manusia yang mengancam perlindungan dan pelestarian lingkungan laut di luar jurisdiksi nasional ini mencakup pelayaran internasional, perikanan, eksplorasi mineral di dasar laut dalam, dan rekayasa kelautan (ocean engineering) dalam rangka mengatasi dampak perubahan iklim. Hal ini sangat mengkhawatirkan karena wilayah laut di luar jurisdiksi nasional meliputi hampir setengah dari permukaan Bumi dan memegang peranan penting dalam menopang kehidupan keanekaragaman hayati laut yang potensinya masih belum banyak tersentuh.

Kedua, berbagai instrumen hukum internasional yang ada saat ini, termasuk KHL 1982, belum mengatur tentang pengelolaan wilayah laut di luar jurisdiksi nasional secara komprehensif. Dengan demikian, masih terdapat sejumlah masalah yang timbul dari kekosongan hukum internasional khususnya berkaitan dengan sumber daya hayati laut di luar jurisdiksi nasional. Salah satu contohnya adalah keanekaragaman hayati laut yang terdapat di dasar laut dalam. Di waktu perundingan KHL 1982 berlangsung, teknologi pada saat itu belum dapat memantau adanya sumber daya hayati yang dapat bertahan hidup di kedalaman laut lebih dari lima ribu meter. Namun, seiring semakin berkembangnya teknologi kelautan, para ahli menemukan beberapa jenis spesies unik yang dapat bertahan hidup di kondisi kedalaman laut yang ekstrem, terutama di wilayah yang dikenal sebagai hydrothermal vents. Materi genetik dari spesies-spesies tersebut dinilai berpotensi tinggi untuk dikomersialisasikan sebagai bahan produk farmasi dan produk-produk bioteknologi lainnya. Aspek komersialisasi ini belum tercakup oleh KHL 1982, karena sepanjang mengenai dasar laut dalam, instrumen ini hanya mengatur tentang pemanfaatan sumber daya nonhayati, terutama mineral dan nodul-nodul polimetalik.

Atas dasar itulah kemudian melalui forum PBB, masyarakat internasional menyusun agenda dan membentuk kelompok kerja khusus sejak tahun 2004 untuk merundingkan perjanjian internasional baru di bawah kerangka KHL 1982. Berdasarkan Resolusi Majelis Umum PBB di tahun 2015, diputuskan bahwa perjanjian internasional baru ini akan mencakup empat hal: (1) sumber daya genetik laut, termasuk aspek pembagian keuntungan dari pemanfaatannya; (2) kawasan perlindungan laut (marine protected areas); (3) analisis dampak lingkungan; dan (4) peningkatan kapasitas dan alih teknologi kelautan. Adapun proses negosiasi saat ini masih dalam tahap persiapan (preparatory committee) hingga akhir tahun 2017.

Jika kelak disepakati, perjanjian internasional ini akan menandai era baru dalam perkembangan hukum laut internasional. Satu hal yang menarik bahwa masyarakat internasional akan ditantang untuk menyusun kesepakatan dan komitmen baru yang tidak lagi terpusat pada klaim kedaulatan dan jurisdiksi negara di laut semata. Kali ini, yang menjadi pusat perhatian adalah wilayah di luar jurisdiksi nasional yang merupakan kepentingan bersama seluruh umat manusia. Dalam upaya pembentukan rezim baru inilah Indonesia perlu memegang kepemimpinan sebagaimana halnya yang pernah dilakukan di saat perundingan KHL 1982 melalui konsep Wawasan Nusantara yang kemudian melahirkan rezim hukum negara kepulauan. Apabila pada saat itu Indonesia lebih mengedepankan klaim kedaulatan wilayah sebagai refleksi kepentingan nasional, kini saatnya Indonesia lebih berbicara tentang kepeduliannya terhadap permasalahan di luar wilayah jurisdiksi nasional yang tidak hanya menyangkut kepentingan Indonesia, tetapi juga kepentingan masyarakat internasional, termasuk generasi umat manusia saat ini dan yang akan datang.***

Save

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My ART

#saveXpalaguna

gerakan seniman & warga Bandung untuk pemanfaatan ex lahan pertokoan Palaguna menjadi RTH dan Cagar Budaya

Follow TandaMata BDG on WordPress.com

My Instagram

Efek #repost JELAS

Dilihat dari tayangannya (berapakali kiriman dilihat) repost memberikan efek yg jelas. Dari 9 gambar yg mendapat urutan tayangan tertinggi 7 diantaranya memang di#repost.
.
#instago #instagood #instaart #repost #l4l #art #campaign #celeb Bunga Resah
.
#art #drawing #painting #flowers #orchid #anggrek #merah #resah #gelisah #instagood #instaart #l4l #instago #watercolor HBD Indonesia Panjang Umurnya serta Mulia
.
.
#17 #17agustus #independenceday #indonesia #merdeka #1945 #2017 #proklamasi #kemerdekaan #art #watercolor #instaday #instadaily #instagood #instago #instaart #l4l #merahputih #hbd #72 Innalillahi wainailaihirojiun telah meninggal dunia  Drg. Muslich Machmud (Abah Ucih) ayahanda sahabat kita, @drg_gilang , Semoga amal ibadah dan iman islam Abah diterima Allah SWT. Aamiin yra.
.
#art #rip #dentist #instapic #instaart #instarip #l4l #drawing #pencil  #lecture #fkg #fkgunpad #unpad Seniman Kahot sabari udud ngagambar nu reureuh beres ngagowes di CFD Dago Bandung
#art #drawing #painting #watercolor #artist #painter #sketcher #sketch #sketchwalker #sketcbook #cfd #cfddago #bandung #instaart #instabike #bicycle #instagood #l4l REUREUH - Istirahat sehabis ngagowes
#art #drawing #painting #watercolor #sketch #sketchwalker #sketchbook #rest #bicycle #gowes #3 #girl #cute #beautiful #instagood #instart #instabike #l4l #cfd #dago #cfddago #bandung Master & Cigarette
#art #drawing #painting #watercolor #sketch #master #cigarette #painters #sketcher ##sketchbook #sketchwalker #l4l #artist #cfd #dago #bandung #udud #instagood #instago #instaart #seniman Yellow Flower
#art #flowers #watercolor #painting #yellow #sketch #sketchbook #instagood #instart #instago #l4l Sumpah!!! @skysucahyo lagu-lagunya saat event @keukenbdg ke8 di Arcamanik keren.
.
#art #drawing #pencil #band #skysucahyo #teen #teengirl #popsongs #singer #musician #lovesong #keuken #keuken8 #foodfestival #bsw49 #sketch #sketchbook #sketchwalker #keukenbdg #l4l #instagood #instapic #instapict #cute #beautiful #girl #musisi #cantik #lucu #ukulele HBD Bu @popyrufaidah Mugi salawasna sehat tur berlimpah berkah. Amiin
.
#art #drawing #pencil #sketch #instapic #instagood #l4l #febunpad  #unpad Kebab Fruity @kebab88bdg segeeer di One Day Food Festival @keukenbdg ke 8 Arcamanik Bandung 6 Agustus 2017
.
#art #drawing #painting #sketchwalker #sketchbook #sketch #culinary #culinaryart #foodfestival #food #arcamanik #keukeun #keuken #keukeun8 #kebab #fruity #bdg #bsw39 #bsw49 Hiburan @skysucahyo di @keukenbdg One Day Food Festival - Arcamanik Bandung 6 Agustus 2017
.
.
#art #drawing  #painting #sketch #sketchbook #sketchwalker #watercolor #ink #keukeun #8 #culinary #foodfestival #bdg #band #bandung #bsw39 #bsw49 #l4l #instago #instafood #arcamanik #keuken #keuken8 Rehat sejenak di Jojogan, Desa Cinta Ratu Pangandaran
#green #cintaratu #jojogan #pangandaran #saung #tebing Dari beranda lantai 2 Susan Guest House Pangandaran menjelang subuh bateng Tim PKM  Fikom Unpaf
#art #drawing #sketch #sketchwalker #pangandaran #l4l #instadaily #instagram #instago #guesthouse #fikom #unpad  #fikomunpad Saya posting Drawing Kang @iwakarniwa di IG setahun lalu, saat follower masih sedikit. Perbedaan "like" yang didapat saat di posting sendiri dan direposting pejabat publik tampak sangat menganga )) Baguslah buat saya mah, promosi
#art #artwork #drawing #sketch #sketchbook #jabar #pilgub #ontheway #instagood #instagram #instadaily #latepost #l4l Kalau kemarin di #repost Jabar2, hari ini di #repost Jabar3 Sekda Pemprov Jabar Kang @iwakarniwa . Aduh asa kagunturan madu, Nuhun Kang
#art #drawing #pencil #man #handsome #jabar #l4l #instagram #instagood #latepost Nyata benar perbedaan "like" yang didapat saat di posting sendiri dan direposting pejabat publik )) cc: @deddy_mizwar 
#art #drawing #pencil #sketch #man #handsome #l4l  #wagub #jabar Di #repost oleh pejabat publik di Instagram rasanya "beda". Lebih dari senang tapi nggak pake banget. Kata "bungah"  mungkin lebih pas.
Dipikir-pikir, kalau diniatkan ibadah, jadi pejabat publik itu gampang mendapat pahala, cukup dengan #repost #like dan #follow saja bisa jadi amal, karena dapat membahagiakan warganya )) cc: @deddy_mizwar (Ada yg ke screenshoot, tag ah @wawan_waryaman @setyology @halimramdani @lailarachma @ujangapri @mia.megasari )
#art #drawing #pencil #sketch #wagub #jabar #l4l Lihat2 album teman di Fb sedang di Desa Batu Lonceng. Nggak tahu di daerah mana dan lagi pada ngapain. Tapi lihat bentuk rumah dan kontur permukaan tanahnya sepertinya perkampungan ini sketchable. Salah satu foto, view nya saya suka, saya saya salin buat Anda
#art #sketch #drawing #painting #sketchbook #desabatulonceng #bandung #bandungbarat #l4l Selamat Senin pagi Jendral Naga. Selamat telah menuntaskan Studi S2 nya. Selamat berktivitas, semoga senantiasa amanah cc; @deddy_mizwar 
#art #drawing #pencil #sketch #man #handsome #wagub #actor #jabar #fisip #unpad #l4l

Pengunjung Blog

  • 55,740 hit

Pengunjung Online

%d blogger menyukai ini: